8 Cenderamata Khas Riau di Pekanbaru
Kamis, April 25th 2024.- Kain Tenun Khas Riau
Cenderamata berupa kain tenun khas Riau dapat ditemukan di Rumah Tenun, lokasinya berada di Kampung Bandar, Senapelan, Pekanbaru.
Tempat produksi tenun ini dibangun pada tahun 1887 oleh H. Yahya, seorang tauke getah ternama pada masa itu. Dulu, masa awal perang kemerdekaan, Rumah Tenun dijadikan sebagai gudang logistik dan dapur umum para pejuang.
Bahan yang digunakan juga bahan baku khusus, yakni benang impor dari Singapura. Harga kain tenun yang dijual bervariasi. Kain dengan ukuran 2 meter dijual dengan harga Rp700.000 hingga jutaan rupiah. Di sini juga ada selendang tenun cantik yang dapat dibeli seharga Rp50.000.
Sahabat traveler yang berminat membeli tenun atau melihat proses pembuatan tenun secara langsung, bahkan ingin belajar bertenun, silakan kunjungi Rumah Tenun Kampung Bandar. Rumah ini dibuka setiap hari untuk pengunjung.
2. Batik Bono
Provinsi Riau memiliki kain batik yang bisa dijadikan oleh-oleh. Salah satu produsen batik tersebut adalah Rumah Batik Andalan. Rumah Batik Andalan merupakan unit usaha binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Berlokasi di Pelalawan, Rumah Batik Andalan menawarkan kain batik dengan berbagai motif dan warna.
Dibuat dengan proses manual, yakni batik cap dan batik tulis. Produksi batik di Rumah Batik Andalan ini memiliki keunikan tersendiri, karena motif-motif yang dihasilkan pun mengadaptasi berbagai hal yang ada di Provinsi Riau. Ada motif pucuk rebung, motif bolu kemojo, lalu kekayaan flora dan fauna pun tak luput untuk dijadikan motif batik seperti akasia dan teratai.
Kain batik cap dijual mulai dari Rp200.000 sampai Rp300.000 per potong. Sedangkan kain batik tulis dijual mulai dari Rp350.000 sampai Rp500.000 per potong. Selain itu, Rumah Batik Andalan juga menerima pesanan kain batik dengan motif khusus yang bisa disesuaikan dengan keininan pemesan.
Bagi sahabat traveler yang berminat membeli batik khas Riau ini bisa langsung mengunjungi Kompleks BPPUT, Townsite 2 PT RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelalawan. sahabat traveler bahkan bisa ketemu langsung dan mencoba membatik! Tapi kalau sudah ga keburu, bisa juga beli batiknya di Hotel Sri Indrayani, Jalan Sam Ratulangi, Pekanbaru.
3. Kaos Khas Pekanbaru
Biasanya kalau mendatangi suatu kota, akan ada toko yang menjual kaos dan aksesoris bertuliskan kota tersebut. Tentu saja Pekanbaru juga menyediakan souvenir ready to wear.
Aneka t-shirt, kemeja, topi, dan atribut lainnya bertuliskan Pekanbaru dengan desain menarik dapat dijumpai di Pasar Bawah. Ada banyak jenis kualitas kaos yang ditawarkan. Paling murah mulai dari Rp100.000/4 buah.
4. Pakaian Adat Melayu
6. Pernak Pernik Khas Riau (Gantungan Kunci)
Selain kaos khas Pekanbaru, oleh-oleh yang gampang dibawa kemana-mana apa lagi ya? pernak-pernik khas Pekanbaru juga bisa kamu jadikan alternatif. Bentuk dan ukurannya yang kecil memungkinkan oleh-oleh ini efektif dalam menjaga kopermu tidak over weight.
Apalagi jika tanggungan orang yang harus dibelikan oleh-oleh banyak, kamu tidak perlu pusing karena harga pernak-pernik ini terbilang murah. Jika beli dalam jumlah banyak tidak perlu pusing karena harga pernak-pernik ini terbilang murah. Jika beli dalam jumlah banyak tidak bikin kantong jebol.
7. Vas Bunga Etnik Riau
Vas bunga khas Riau juga bisa dijadikan pilihan souvenir lho. kalau biasanya vas bunga terbuat dari keramik atau anyaman bambu, punya Riau ini berbeda. Vas bunga ini terbuat dari kelopak mayang kelapa dipadukan dengan unsur kayu.
karena bentuknya yang unik, vas bunga khas ini gaboleh sampai tertinggal untuk dijadikan oleh-oleh. Tantanan rumahmu akan semakin indah dengan vas bunga ini.
8. Kerajinan Rotan
Nah yang terakhir ada kerajinan rotan. Masyarakat Pekanbaru memang gemar memproduksi beberapa kerajinan tangan menarik. Salah satunya kerajinan rotan ini. Bentuk yang dihasilkan juga cukup beragam.
Diantaranya beberapa barang gerabah rumah tangga, hingga aksesoris. Maka sangat Disayangkan jika kamu melewati souvenir unik ini.
nah, setelah membaca pembahasan di atas, apakah sahabat traveler tertarik untuk membawa pulang cenderamata khas Riau ini?
Semoga bisa menjadi referensi baru ya sahabat traveler.